Safelik Convert by Netralid
Done

Kesalahan Berbusana Yang Sering Dikerjakan Wanita

Sesekali salah kostum masih bisa dimaafkan, namun ketika itu menjadi trademark Anda, wah, hati-hati. Ada istilah dalam bahasa Perancis, yaitu faux pas, artinya yaitu sesuatu yang seharusnya tidak Anda lakukan.

Sesekali salah kostum masih bisa dimaafkan Kesalahan Berbusana yang Sering Dilakukan Wanita

Istilah itu sangat sering diucapkan untuk mengatakan bahwa seseorang salah mengenakan busana. Supaya tak dibilang salah berbusana, ketahuilah apa-apa saja yang tergolong dalam fashion faux pas secara lazim seperti dituturkan andal berbusana.

Berikut Kesalahan Berbusana yang Sering Dilakukan Wanita, yakni :

1. Aksesori Berlebihan


Istilah "less is more" dalam berbusana tidak dibilang tanpa alasan. Dalam berbusana, ada baiknya Anda memerhatikan apa yang ingin Anda kenakan. Carilah salah satu bab dari tampilan Anda yang ingin diutamakan. Entah itu kalung, rok bermotif, atau atasannya. Pilih salah satu. Jika Anda tak tahu apakah padu padan motif yang berlainan mampu sukses, jangan ambil risiko, pilih salah satu busana yang bermotif ramai, dan padankan dengan yang berwarna netral atau solid. Begitu pun dengan pelengkap di sekeliling wajah. Pilih antara anting besar, kalung, atau embel-embel rambut, jangan seluruhnya dikenakan. Jika melakukan ini, Anda akan menarik minatke arah tampang Anda bukan dengan alasan yang sempurna.

2. Intip Celana Dalam


Namanya saja telah "busana dalam", ya tempatnya yakni di bagian dalam pakaian. Celana dalam sebaiknya tidak mencuat ke luar dari pinggang atau bab belakang celana Anda. Bagi sebagian orang, hal semacam ini yaitu hal yang lezat dilihat kaum pria. Selalu tentukan Anda menjajal celana yang Anda kenakan dengan segala gaya, baik itu sambil duduk, membungkuk, atau apa pun dan tidak membuat celana dalam Anda menjadi tontonan massa.

3. Menggunakan Putih Ke Pernikahan


Aturan yang satu ini memang masih sumir. Belum baku di Indonesia. Tetapi, pada dasarnya, setiap mempelai niscaya ingin tampil sebaik mungkin, serta tampakselaku yang tercantik, dan putih pun ialah perlambang kesucian yang seharusnya hanya dikenakan oleh mempelai. Kaprikornus, jikalau Anda bukan pengantinnya, seharusnya kenakan saja busana yang berwarna lain.

4. Pameran Perut


Di tahun 80-90-an tren ini memang sempat membahana, tetapi lantas hilang. Membanggakan perut Anda memang terlihat seksi di pantai, tetapi tidak di tengah kota. Ini bukan cara yang cantik untuk tampakseksi di tengah-tengah kota.

5. Stoking Dengan Sepatu Berujung Terbuka


Mengenakan stoking dengan padanan sepatu terbuka bukan hal yang seksi. Jika Anda mengenakan stoking, mampu dibilang cuaca cukup acuh taacuh, Anda niscaya akan menghindari sepatu terbuka, dan lebih masuk akal untuk mengenakan sepatu tertutup atau boots. Sebaliknya, jikalau Anda mengenakan sepatu dengan ujung terbuka, memiliki arti cuaca cukup hangat, Anda tak perlu mengenakan stoking. Jadi, pilih salah satu. jangan diaduk, sepatu berujung terbuka dengan stoking bukan pilihan anggun.

6. Celana Nanggung


Celana kapri memang didesain untuk tampakmenggantung di pergelangan kaki. Namun, kalau celana Anda semestinya tidak menggantung tanggung, maka jangan dikenakan. Anda tak ingin kan dikira sedang bersiap menghadapi banjir? Celana yang tanggung dan menggantung akan membuat performa Anda seakan "terpotong", dan membuyarkan performa yang memanjang dan higienis yang seharusnya menciptakan Anda tampaklebih kurus dan tinggi. Plus, orang lain niscaya bisa langsung menganggap bahwa Anda salah ukuran atau celana Anda menciut ketika dicuci. Tidak ada yang cantik.

7. Pakaian Dalam Kontras Yang Tersirat


Beberapa waktu lalu, pakaian sheer sempat disukai. Busana yang memberi potensi orang lain untuk mengintip sedikit tubuh Anda itu memang sedikit berisiko. Untuk sebagian orang yang berani, busana semacam ini akan tampakseksi, tetapi, kalau Anda mengenakan busana dalam yang berwarna kontras, seperti warna putih.

Semoga bermanfaat

Post a Comment for "Kesalahan Berbusana Yang Sering Dikerjakan Wanita"

SAFELINK